Tampaknya harapan dan impian para pemburu planet dan juga astronom untuk menemukan keberadaan planet batuan yang seukuran Bumi sudah bisa terwujud. Jika selama ini semua hanya berupa dugaan, penemuan kali ini justru memberi konfirmasi penting sekaligus tonggak perburuan planet batuan seukuran Bumi disekeliling bintang.
Tampilkan postingan dengan label Tata Surya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tata Surya. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 Juli 2012
Minggu, 17 Juni 2012
Ilmuan Temukan Danau Metana Raksasa di Titan
Ilustrasi danau metana di Titan
Sebuah danau metana berhasil ditemukan di Titan, Bulan Saturnus. Danau tersebut terletak di tengah bukit pasir di daerah tropis Titan. Danau tersebut terletak di suatu daerah yang dikatakan oleh para ilmuwan sebagai daerah yang kering.
Sebuah danau metana berhasil ditemukan di Titan, Bulan Saturnus. Danau tersebut terletak di tengah bukit pasir di daerah tropis Titan. Danau tersebut terletak di suatu daerah yang dikatakan oleh para ilmuwan sebagai daerah yang kering.
Label:
Satelit,
Saturnus,
Tata Surya
Kamis, 30 Desember 2010
Matahari
Matahari (Kredit: NASA)
|
Matahari memiliki banyak nama dalam banyak kebudayaan. Orang Yunani kuno menyebutnya "Helios" dan Roma kuno menyebutnya "Sol", yang diterjemahkan menjadi "Sun" dalam bahasa inggris modern.
Hingga saat ini Persatuan Astronomi Internasional (IAU) belum memutuskan nama baku untuk Matahari maupun Bulan. Walau demikian, IAU tetap mendukung praktek umum penggunaan nama "Sun" dalam bahasa apapun.
Secara etimologi bahasa indonesia, ada dua nama yang umum digunakan untuk bintang ini yakni "Surya" dan "Matahari". Surya di ambil dari nama Dewa "Surya", yakni Dewa Matahari dalam kepercayaan Hindu. Sedangkan Matahari berasal dari dua kata yaitu "Mata" dan "Hari" yang berarti Mata dari Hari, dimana Hari merupakan nama lain dari Dewa "Wisynu", yakni dewa pemelihara alam dalam kepercayaan Hindu.
Label:
Tata Surya
Langganan:
Postingan (Atom)

